[Playlist-Fict] #49: Perban

FontCandy

October 2017©

an original and song-based fiction

xianara presents

PLAYLIST-FICT NO #49: Perban

Di tengah peperangan ini,

Dunia ini adalah perban untuk kita―Sayuri

.

.

Part of Playlist-Fict

Kicau burung pipit di pagi hari menggertak mati sebentar yang aku mulai pukul satu dinihari. Jam beker berdetak dengan lesu, jarum pendeknya menyeruduk angka tujuh. Seberkas senter raksasa waktu fajar menerobos serat-serat tirai jendela berwarna kelabu. Kelam dinihari menepi ketakutan digantikan bohlam bulat sempurna yang siap menggempur hari ketujuh dalam sepekan.

Aku yakin benar bahwa jatah tidurku masih kurang. Ingin rasanya aku menjadi kepompong yang tidur selama duapuluh satu hari tanpa gangguan. Dibalut kerinduan yang memeluk. Kemudian bermetamorfosa jadi seseorang yang cantik. Walaupun cantik itu luka, aku tetap suka. Langit retak disusul hujan kopi, aku senang.

Aku pikir aku tidak perlu cemas ketika digresi hadir sebab aku telah menyiapkan segalanya. Antisipasi kenyataan buruk. Seperti kepompong, aku punya banyak perban yang siap melindungiku dari kehampaan. Yang di akhirnya berdamai dengan diri sendiri. Mengikuti siklus kongkrit tentang hidup dan mati yang paling senang untuk membuka matanya kembali.

“Jo, selamat pagi. Kata-katamu telah cukup beristirahat. Sekarang, lepaskan keegoisanmu.”[]

Advertisements

2 Replies to “[Playlist-Fict] #49: Perban”

  1. hi hi sho is here! ini pertama kali aku berkunjung ke blog kamu :3
    gurrrlll why do you even say you love my terrible story 8′) your writing is so freaking awesome i wanna cry and hide in a rabbit hole.
    on a serious note, ini keren banget aku sampe gatau mau bilang apa. aku selalu kagum sama writers yang diksinya dewa macam begini. tulisan aku mah simple banget ga ada apa-apanya. keep up the awesome work dear! and i apologize for this lame ass comment lol :’)

    Liked by 1 person

    1. halo sho-chan!! wah tersanjung syekali diriku ketika lapak fiksi reyot ini dikunjungi kamu 😀
      nooooo, nggaaa, aku masih banyak kekurangan dalam menulis serius :”) im forever suck at writting though.
      untuk meningkatkan diksi, kita bisa perbanyak baca, it helps a lot 🙂

      no need to apologize. terima kasih sudah berkunjung 🙂

      Like

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.