[Ori-fict] Buku Latihan Tidur

Januari 2018©

.

Buku latihan tidur pun tertidur, kata-kata

tertidur; dan ia minta selamat kepada tidur.

Tidur: alamat pulang paling pasti

ketika kata-kata kehabisan isi dan tak tahu lagi

ke mana akan membawamu pergi

Buku Latihan Tidur (2015)

.

.

.

 

Tuhan tidak tidur, tetapi menciptakan tidur. Aku hendak mengambinghitamkan Tuhan gara-gara insomnia akut yang tak kunjung reda ini. Membuatku terjaga hingga pagi menjadi buta. Tidak ada malam tanpa mata yang terpejam. Hari-hariku dibuat sengsara. Lalu, aku melihat sepotong buku saku bersampul hitam di emperan Melawai, dini hari, sebulan yang lalu. Buku Latihan Tidur. Dia kubawa pulang.

Sial, sebab dia tetap tidak mampu membawa pergi riuh hari-hari. Malah selalu mengajakku bermain kata-kata. Saat aku mengucapkan selamat malam kepada mata, dia balas dengan kalimatnya sendiri. Begitu seterusnya sampai buku latihan tidur yang  malah mengantuk hingga tak sanggup berkata-kata lagi.

Buku latihan tidur pun tertidur, kata-kata tertidur, dan aku menodongkan pistol kepada doa pengantar tidur yang malah tidak mempan membuat nyenyak pada malam-malamku. Setidaknya aku ingin rehat sejenak dari harum kopi dan nyanyian hujan yang melahirkan ingatan berbahaya tentang pelukan dan matahari tercantik yang terkulum di sepasang matamu. Kamu, yang menulis buku latihan tidur untukku.[]

 


terinspirasi dari Buku Latihan Tidur, Kumpulan Puisi JOKO PINURBO (2017)

Advertisements

2 Replies to “[Ori-fict] Buku Latihan Tidur”

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.