[Ori-fict] Dalam Diam

March 2018©

Namun, kau perlu tahu bahwa kesunyian abadi juga mampu menenggelamkan dan menjatuhkanmu ke dalam jurang yang tak berbatas.

.

.

Diam tidak akan membawamu pergi. Ia membuatmu tetap dan tinggal di dalam ketidak-tahuan, kebenaran sunyi, ruang hampa yang terbentang seluas udara membekap. Tentu saja kau berhak untuk diam, tidak mengatakan apa-apa, mengistirahatkan kata-kata, mengucapkan selamat malam kepada aksara. Menuntut rekasi tidak menjawab aksi, menyederhanakan segala keruwetan menjadi satu noktah yang mengakhiri sebuah kalimat majemuk tanpa predikat. Namun, kau perlu tahu bahwa kesunyian abadi juga mampu menenggelamkan dan menjatuhkanmu ke dalam jurang yang tak berbatas. Memutuskan tali pertolongan dari tangan-tangan yang selama ini kau genggam erat dalam diam. Dan, kau hanya bisa menunggu sembari suara-Nya menyentuh dan memelukmu dalam diam.[]

Advertisements

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.